Categories LAWPICT

Inilah Sosok Emak “Penjaga Parkir” PA Jakarta Timur, yang Kuasai Ilmu Hukum dan Kenal Sejumlah Advokat

Jakarta ! HukumWatch.com –

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Pengadilan Agama (PA) Jakarta Timur, terselip sosok sederhana yang belakangan menjadi perbincangan publik. Ia adalah seorang emak – emak penjaga parkir yang setiap hari berada di lingkungan pengadilan tersebut. Namun, di balik kesahajaannya, tersimpan pemahaman hukum yang mengejutkan banyak pihak.

Kisah emak penjaga parkir ini mencuat ke permukaan setelah unggahan tentang dirinya viral di media sosial pada Selasa (28/1/2026). Publik dibuat takjub ketika mengetahui bahwa perempuan tersebut menguasai pengetahuan mendalam seputar hukum keluarga, khususnya perkara perceraian dan regulasi pernikahan yang berlaku di Indonesia.

Hasil pantauan di lokasi mengungkapkan bahwa emak tersebut bukan sosok asing di lingkungan PA Jakarta Timur. Ia diketahui memiliki relasi dengan sedikitnya 16 advokat yang aktif menangani berbagai perkara hukum, mulai dari gugatan cerai, hak asuh anak, hingga isbat nikah. Relasi tersebut terbangun secara alami melalui interaksi sehari-hari yang konsisten dan penuh kepercayaan.

Sejumlah jurnalis yang melakukan peliputan menyebut, emak penjaga parkir ini kerap menjadi tempat bertanya secara informal bagi para pencari keadilan. Penjelasannya dinilai lugas, akurat, dan mudah dipahami. Ia juga disebut selalu mengikuti perkembangan aturan hukum terbaru, meski tidak pernah mengenyam pendidikan hukum secara formal.

“Beliau paham betul dinamika hukum perceraian dan pernikahan. Cara penyampaiannya tenang, santun, dan tidak menggurui,” ujar salah seorang jurnalis yang ditemui di lokasi.

Dalam kesehariannya, emak tersebut dikenal memegang teguh nilai kejujuran dan empati. Sikap ramah dan tutur kata yang sopan membuatnya dihormati oleh pegawai pengadilan, advokat, hingga masyarakat umum. Ia hadir bukan sebagai penentu perkara, melainkan sebagai penyejuk bagi mereka yang sedang berhadapan dengan persoalan hidup.

Sejumlah masyarakat pun memberikan apresiasi atas ketulusan dan kebijaksanaan sosok emak penjaga parkir ini. Keberadaannya dinilai menjadi cermin bahwa pengetahuan, pengalaman, dan kemanusiaan dapat tumbuh di mana saja, bahkan di balik rompi parkir yang sering luput dari perhatian.

Kisah ini sekaligus menjadi pengingat kuat bahwa kebijaksanaan sejati tidak selalu lahir dari gelar atau jabatan, melainkan dari kejujuran hidup yang dijalani dengan hati, sehingga ketika hukum terasa dingin, kemanusiaanlah yang justru menghangatkannya.

)**Junod/ Foto Ist.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like